Jumat, 02 April 2010

Psikologi Abnormal

Apakah Psikologi Abnormal itu?
_____________________________________________________________

Perilaku abnormal adalah tanda-tanda dari emosi, keinginan, dan aksi yang dimunculkan dari sikap patologikal yang dilandasi alasan-alasan berikut ini: perilaku yang berlebihan, pelanggaran terhadap norma, kesulitan personal, ketidakmampuan atau disfungsi, dan keputus-asaan. Jika digambarkan dalam bentuk kurva, perilaku abnormal dapat digambarkan dengan kurva normal. Banyak orang umumnya berada pada bagian tengah kurva dan sangat sedikit orang yang berada pada sisi ekstrim (sisi kritikal).

Kata-kata kunci yang tertera dalam definisi perilaku abnormal dapat membantu kita untuk memutuskan karakterisitik apa saja yang dapat digolongkan ke dalam perilaku abnormal, diantaranya adalah:

 1.     Ketidakterdugaan (Unexpectedness)
Kita harus sadar, misalnya dengan melihat perubahan raut wajah, bahwa perilaku atau perasaan seseorang tidak dapat terduga atau diramalkan. Rasa lapar adalah respon yang dapat diduga ketika kita sedang tidak makan dan hal itu tidak dapat dimasukkan ke dalam kategori abnormal. Kebanyakan bentuk dari perilaku abnormal adalah respon yang tidak terduga. Seperti contoh, perilaku kecemasan menyimpang dapat didiagnosa ketika kecemasan muncul pada respon yang tenang, misalnya ketika orang-orang merasa khawatir yang terus menerus tentang situasi financial meskipun sebenarnya keadaan yang ada baik-baik saja.

 2.     Pelanggaran tehadap norma
Pandangan lain yang menyatakan perilaku abnormal tidak lain adalah dengan adanya pelanggaran norma social dan membuat suatu bentuk kecemasan. Terkadang perilaku yang liar dan berbahaya seperti pasien manic dan pasien schizophrenia cocok dengan definisi di seperti ini. Komponen seperti ini membuat sejarah dan budaya abnormal menjadi sesuatu yang relative, tergantung dari norma budaya yang ada pada saat itu. Sebagian perilaku mungkin saja tidak/dapat dikategorikan sebagai abnormal.

 3.     Kesulitan personal (Personal Distress)
Abnormalitas juga dapat didefinisikan sebagai bagian dari personal distress. Perilaku orang-orang dapat dikatakan abnormal apabila mereka membuat suatu penderitaan yang hebat bagi diri mereka sendiri. Contoh dari personal distress adalah kecemasan yang berlebihan dan depresi.

 4.     Ketidakmampuan (Disability)
       Komponen lain dari perilaku abnormal adalah ketidakmampuan (disability). Maksudnya adalah    ketidakmampuan seseorang untuk mengejar apa yang telah dijadikan tujuannya yang dikarenakan abnormalitas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar